Kamis, 27 November 2008

sore yang cerah

suram temani langkah kaki para musafir 1C yang lelah mengerjakan tugas statdesk.
dingin pun semakin menusuk tulang saat hawa AC yang dingin menyerang.
kananku cerah dan kiriku mendung, tapi orang -orang di sampingku tak berhenti tuk tersenyum.
saat malam datang, tawa pun malu dan mengungsi, kini tinggallah para jomblo yang kebingungan memikirkan nasib dalam perantauan.
inilah sore yang indah, saat para sahabat duduk menanti malam.

-art-lop-eno-yar-fjr-

2 komentar:

  1. Busyet dah ,, sPt air dgn api , judul e ngunu og isi ne ngene , ckckck

    BalasHapus
  2. wuih,,hebat tenan "para jomblo yg kebingungan memikirkan nasib dalam perantauan" kata-katanya ga pernah gw temuin di kamus bahasa manapun termasuk di negeri neverland jg ga ad!? Lucu..

    BalasHapus

Siapa aja yang mau k0men , hayuk hayuk , kita ramaikan GENCHETS ini , hohoho